EKSTRAKURIKULER ANGKLUNG

Angklung adalah alat musik tradisional Sunda dari Jawa Barat yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan hingga menghasilkan bunyi yang khas. Alat musik ini terdiri dari beberapa tabung bambu yang disusun vertikal dan diikat bersama untuk menghasilkan nada tertentu saat digetarkan. Angklung bukan hanya alat musik, tetapi juga bagian penting dari budaya Sunda yang mencerminkan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan, serta telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO.

Ekstrakurikuler Angklung Laras Klasik SMA Kartika IV-3 Surabaya merupakan wadah seni dan budaya yang tidak hanya berfokus pada pelestarian musik tradisional Nusantara, tetapi juga menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar menghargai harmoni, kerja sama, dan kedisiplinan. Dengan menggunakan alat musik angklung yang terbuat dari bambu, para anggota dilatih untuk memainkan berbagai jenis lagu, mulai dari lagu daerah, nasional, hingga aransemen modern yang dikemas dengan nuansa klasik yang anggun. Keunikan dari angklung terletak pada sifatnya yang kolektif—satu orang hanya memainkan beberapa nada, sehingga diperlukan kekompakan dan kepekaan tinggi agar tercipta alunan melodi yang indah. Para siswa diajak untuk memahami filosofi angklung sebagai simbol kerukunan: meski berbeda-beda bunyi dan nada, ketika dimainkan bersama akan menghasilkan keselarasan. Melalui berbagai penampilan di acara sekolah, lomba seni, hingga peringatan hari besar, Angklung Laras Klasik selalu menjadi ikon yang membanggakan bagi SMA Kartika IV-3 Surabaya. Keanggunan musik yang dipadu dengan kekayaan tradisi menjadikan setiap pertunjukan mampu menyentuh hati penonton, baik dengan nuansa gembira maupun khidmat.